.Pemalas Rajin

Jurnal Asal | Opini Mini + Ulasan Santai

Event


Senin, 12 Februari 2018


Akhir-akhir ini blog yang niatnya semakin diisi malah lebih sering terabaikan. Banyak faktor sih. Entah memang lagi malas, laptop rusak, dan yang paling sering itu bingung mau nulis apa. Blogger lain sering bingung juga enggak yaa? Hehe.

Pixabay
Tapi, kalau dilihat-lihat enggak juga sih. Di daftar bacaan blogku, tetap banyak tulisan-tulisan dari blog-blog lain. Dan kalau ditelisik lagi, mereka juga bisa dibilang rutin sekali. Salut banget dah. Nah, pas lagi pingin menulis, eh malah enggak punya ide, aku biasanya sok-sokan cari refrensi. Biasanya dari dulu blogwalking. Baca-baca tulisan baru dari blogger lain yang rajin-rajin, seperti: Mas Andi Nugraha, Bayu Rohmantika, Kresnoadi, Hawadis, Bimo AjiVanisa Desfriani, dan masih banyak lagi tentunya.

Dari blogwalking itu kadang menemukan juga ide baru atau topik yang sama tapi, dengan pandangan yang berbeda. Manfaat blogwalking yang benar-benar nyata hehe. (tapi, kok statistik yang ke sini masih belum naik??)

Meskipun, sudah menemukan ide buat post baru, tetap saja post di blog enggak bertambah. Karena, kayak enggak percaya diri buat update post yang -bisa dibilang- niche-nya agak jauh dari blog ini. (Padahal ini blog enggak jelas niche-nya apaan. Hahaha)

Akhirnya, bingung mau di-apakan draft-draft tulisan yang sudah jadi. Sempat terpikir untuk buat lagi blog baru, tapi ya kalau dipikir buat apa juga. Lalu jadinya semua tulisan tadi terbengkalai di luar pikiranku. 
-
Pada bulan November sekejap aku teringat, ada satu platform menulis asli Indonesia. Namanya ialah IDN Times. Sebelumnya aku sering banget baca artikel-artikel di situ. Artikel yang tersedia di situ beragam, banyak kategori dan subkategori. Lalu gaya bahasanya lebih kekinian, Karena memang ditujukan untuk millennial.

Setelah sering mengunjungi IDN Times, semakin sering pula aku melihat banner yang mengajak untuk bergabung dengan IDN Times Community. Apa sih itu?


Jadi, IDN Times Community itu sebuah kanal yang sengaja dibuat agar kegemaran menulis generasi millennial Indonesia tidak hanya menjadi sekadar menulis saja, namun akan mendapatkan apresiasi yang lebih. Tentunya kesempatan untuk dibaca dan dibagikan oleh banyak orang. IDN Times Community pun memberikan reward bagi para penulis berupa point. Jika point itu sudah terkumpul, dapat ditukarkan dalam bentuk uang, yang dapat di-transfer langsung ke rekening bank penulis.

Bukan hanya sebuah imbalan yang diberikan. Ada lagi fitur-fitur seru yang disediakan dengan tujuan menarik semangat penulis muda untuk berkompetisi yang sehat. Tentunya diharapkan penulis muda semakin bersemangat membuat konten yang berkualitas, informatif, serta edukatif.

Bagaimana cara gabungnya?

Mudah sekali. Cukup kunjungi IDN Times lalu mendaftar seperti sosial media pada umumnya. Atau lewat link ini, terus klik banner seperti di bawah  berikut.


Setelah itu isi data form dan langkah-langkah lain yang tidak sulit. Sampai pada tahap konfirmasi lewat e-mail berarti sudah selesai. Keseluruhan tidak sampai 5 menit, cepat kok.

Ketika telah tergabung menjadi community writer di IDN Times Community, kita bisa bersaing secara sehat dengan penulis lainnya. Setiap tulisan yang telah kita submit, kita pasti akan mendapatkan point dari hasil konversi jumlah views artikel, yang nanti point itu dapat ditukar dengan uang, seperti yang tertulis di atas. Jika kita aktif dalam membuat konten berkualitas dan viral, maka berpeluang lebih besar untuk masuk ke dalam daftar “TOP WRITER” yang nanti terpampang pada laman utama IDN Times Community.


Lalu, apa saja yang bisa kita tulis?

Kategori yang bisa ditulis beragam sekali. Contohnya:


Cara menulisnya?

Tentukan kategori tulisannya agar mempermudah penulisan. Sesuaikan juga bentuk tulisannya. Di IDN Times Community membagi bentuk tulisan menjadi dua, yaitu: Listicle dan narasi.



Listicle itu artikel yang berbentuk list dengan gambar. Biasanya tulisan mengenai tips, kumpulan gambar, dll. Kalau narasi kebanyakan berisi tentang berita, cerita, puisi, dan sejenisnya.

Jangan lupa! Menulis di platform ini sebaiknya menggunakan judul yang menarik. Agar memancing banyak pengunjung untuk membacanya. Tapi, jangan melenceng dari isi tulisan. Jangan terlewatkan juga mencantumkan sumber terkait.

Oiya, seleksi artikel pun cukup ketat namun, bukan berarti sulit. Karena, platform ini cukup besar, jadi jelas ada standar sendiri untuk artikel yang dimuat. Selain artikel yang menarik, juga tidak boleh mengandung unsur-unsur yang melanggar ketentuan jurnalistik.

Misalnya penulis memiliki ide yang menarik, tetapi mengemasnya dengan kurang menarik, editor akan memberikan revisi. Revisi di sini menegaskan kalau memang platform ini ditujukan untuk membantu para penulis membuat konten yang lebih berkualitas.


Selain revisi, tulisan yang kita submit dapat ditolak juga. Biasanya penolakan disebabkan oleh tema tulisan yang sudah pernah dibuat atau penjiplakan. Karena sebagai penulis, penjiplakan adalah sesuatu yang sangat harus dihindari. #LawanPlagiat

Dapatin uangnya gimana, ya?

Pertama yang jelas harus dilakukan adalah rajin menulis artikel. Dengan rajin menulis, maka kesempatan artikel ditayangkan semakin besar. Setelah artikel tayang akan mendapat views, yang mana per views itu setara dengan sejumlah points. Jadi, jumlah views artikel mempengaruhi point yang akan kita peroleh.  Selain dari views, point juga dapat diperoleh dari mengikuti promo & event yang sedang berlaku.


Nah, 500 points itu setara dengan Rp 50.000 begitu juga dengan kelipatannya. Lumayankan? Sebelumnya, untuk mencairkannya kita harus mendaftarkan rekening bank. Jika sudah klik bagian “Redeem Point”. Dengan catatan minimal pencairan dana sebesar Rp 200.000 atau 2.000 points.


Contoh bukti pencairan dilakukan. Nah, sekitar 5-7 hari proses pencairan ke rekening berlangsung. Dan alhamdulillah, aku sudah bisa menikmati uang hasil menulis di IDN Times Community. Hehehe.
--

Itu tadi pengalamanku mengatasi kebingungan dalam menulis. Cari refrensi dari artikel di IDN Times. Ada yang aku tulis di blog dan ada yang aku tulis di IDN Times Community. Jadi, aku berusaha imbang dikedua platform tersebut.  Enaknya di blog, tentu karena memang ini bersifat pribadi. Yang memungkinkanku untuk update semauku.

Nah, kalau menulis di IDN Times Community, enaknya aku juga bisa bebas bereksplorasi dengan topik-topik yang baru, dengan bahasa yang lebih berusaha dapat diterima banyak orang. Hasilnya aku bisa menganggap diriku sendiri berkembang (minimal) hehehe. Dan tentunya dapat imbalan yang sudah dijelaskan.

Selain sharing, postingan ini juga ditujukan untuk mengajak teman-teman untuk bergabung juga agar semakin banyak konten yang menarik di IDN Times. Sekaligus memberikan tips untuk mengatasi kebingungan menulis juga, hihi. Untuk teman yang lain, mungkin bisa juga mengunjunginya untuk sekadar melihat ragam kreativitas millennial Indonesia.

Thank you, buddy!


Rabu, 31 Januari 2018


Milea: “Dilan, komputermu di mana? Aku mau pinjem 

Dilan: “Jangan pinjem komputer, itu berat. Pinjem laptop aja”


Singkat cerita bisa disimpulkan kalau sekarang semakin banyak orang yang memilih laptop daripada komputer. Alasannya cukup jelas, karena laptop lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Tapi, kini bukan hanya karena praktis saja. Laptop sekarang sudah semakin canggih. 

Nah… sekarang pertanyaannya, laptop seperti apa yang harus dipilih? Dengan catatan gahar performanya namun tetap praktis digunakan.

Laptop buat desain, buat game, buat kuliah juga. Ya buat semua kalau bisa

Dari sekian banyak laptop dengan berbagai brand serta fitur yang ada, kita harus jeli memilih. Ada banyak hal yang harus diketahui saat memilih laptop. Dan ada beberapa hal utama yang tidak boleh kita abaikan saat menentukan laptop pilihan.

Beberapa guide line untuk menentukan laptop yang sesuai untuk kebutuhan, contohnya:
  • Brand
  • Prosesor
  • RAM
  • Storage

Pilih brand yang tepat

http://www.amd-id.com/

ASUS adalah brand yang amat menjanjikan di industri teknologi masa kini. Terbukti dengan terus memimpin pasar dan menjadi brand laptop No.1 di Asia Tenggara. Dan juga meraih TOP Brand Award untuk kategori bisnis laptop di 2017. Jadi, sudah jelas terbukti bahwa ASUS adalah brand yang menjanjikan dan terbaik.

Kenapa harus ASUS?

https://www.facebook.com/pg/ASUSIdOfficial/

Sekadar informasi nih, sampai akhir Februari 2018, ASUS mengadakan promo berhadiah. Nah, promo tersebut berupa hadiah smartphone di setiap minggu untuk pembelian semua laptop buatannya yang berbasis Windows 10. Lumayankan, beli laptop keren dapat smartphone zenfone keren, ditambah gratis juga. Emang Asus the best lah. 

Dan salah satu varian laptop dengan Windows 10 yang sangat direkomendasikan adalah ASUS X555QG. Laptop yang satu ini termasuk kategori laptop multimedia. Laptop yang dapat menemani setiap kegiatan dari yang ringan sampai berat. Bahkan, teruji optimal untuk desain, editing, dan gaming. Pastinya karena telah memiliki spesifikasi utama yang tinggi, seperti:

Prosesor yang sangat mumpuni

Pada perangkat ini Asus kembali berkerja sama dengan AMD untuk menyusun beberapa komponen penting dan meningkatkan kualitas Asus X555QG bagi pengguna.

Laptop ini pun dibekali AMD APU A12-9720P yang mempunyai kecepatan standar 2,7 GHz sampai 3,6 GHz, yang mana merupakan kecepatan yang mumpuni untuk berbagai penggunaan seperti aktivitas biasa hingga gaming. Ditambah dengan ditenagai prosesor yang memiliki empat core (quad-core) untuk menyeimbangkan penggunaan yang beragam.

http://www.amd-id.com/2016/12/asus-x555qg-hadirkan-amd-7th-gen-apu-dengan-ram-ddr4-yang-cocok-untuk-segala-kalangan/

Asus pun tak lupa membekali kartu grafis diskrit yang sudah mendukung fitur AMD Dual Graphics yang mampu memberikan tampilan visual dan performa lebih baik saat bermain game. Bukan hanya untuk game, Asus X555QG juga sangat memanjakan mata bagi pecinta film. Terbukti laptop ini mampu menyuguhkan kualitas gambar jernih hingga resolusi 4K dengan lancar tanpa membutuhkan perangkat tambahan lain berkat prosessor yang terintegrasi dengan perangkat keras HEVC.

http://www.amd-id.com/2016/12/asus-x555qg-hadirkan-amd-7th-gen-apu-dengan-ram-ddr4-yang-cocok-untuk-segala-kalangan/

Pengguna pun akan semakin dimanjakan dengan layar beresolusi HD (1366x768) dengan bentang layar 15,6 inci. Yang mana akan membuat nyaman untuk digunakan berinteraksi dengan konten multimedia seperti menonton film maupun kegiatan grafis lain. Apalagi, diselipkan pula teknologi splendid yang dapat dipergunakan untuk memberikan tampilan layar yang lebih mengasyikan.

Sedangkan untuk urusan audio, Asus memilih SonicMaster yang mana memiliki kualitas suara yang mampu memanjakan telinga dalam setiap penggunaan. Meskipun, menggunakan speaker atau headphone, kenikmatan audio yang lebih luas dan rinci tetap dapat dirasakan.

RAM yang besar

Dengan RAM yang besar maka kecepatan perangkat mengakses data menjadi lebih cepat. Jadi, untuk menunjang aktivitas pengguna, komponen ini sangat penting. Dan laptop ini memiliki RAM 8GB DDR4, cukup besar tentunya, dan dapat di-upgrade lebih besar. Karena, laptop ini support untuk dual-channel RAM.

Apa manfaatnya punya RAM yang besar?

RAM besar dapat membantu aktivitas editing atau aktivitas multi-tasking, seperti mengetik sambil mendengarkan musik + browsing internet menjadi lancar jaya tanpa hambatan.

Khusus untuk penikmat game, kenikmatan akan bertambah dengan memiliki prosessor, kartu grafis, sekaligus RAM yang mumpuni. Terlebih game masa kini mematok spesifikasi yang cukup tinggi untuk menjajal keseruan yang ditawarkan. Misalnya game-game yang kasual seperti: GTA, PES 2018, DOTA 2, dll.

http://systemrequirementschecker.com/gta-5-system-requirements/
https://www.quora.com/What-configurations-does-a-gaming-pc-require-to-run-games-like-gta-5-far-cry
Bukan hanya game yang butuh spesifikasi tinggi. Software-software pun juga begitu Terlebih software berbau desain grafis dan semacamnya. Contohnya saja, AutoCad, Skecth Up, dan software-software editing lain.
 http://www.cadcamengineering.net/autocad-3d-training-manual/

http://frees0ftware.blogspot.com/2015/11/download-autocad-2016-x32-x64-with-crack.html
Kapasitas penyimpanan yang besar

ASUS X555QG memiliki kapasitas media penyimpanan yang sangat lowong yakni 1TB. Kapasitas sebesar itu dapat dimanfaatkan oleh pengguna untuk berbagai kebutuhan seperti menempatkan berbagai macam file antara lain dokumen, musik, video serta film.

Untuk keseluruhan spesifikasi bisa dilihat di bawah.
Main Spec.
ASUS X555QG
CPU
7th Gen AMD® APU A12-9720P (2M cache up to 3,6GHz) / AMD A10-9620P (2M cache up to 3,4GHz)
Operating System
Windows 10
Memory
8GB DDR4 2133MHz up to 16GB (Dual Channel Support)
Disk Drive
DVD-RW 8x
Storage
1.000 GB HDD 5400rpm
Display
15,6” Full HD (1366x768) 16:9 Anti Glare
Graphics
AMD Radeon™ Radeon R8 M435 DX / Radeon R7 + R5 430 Graphics
Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 1 x USB 2.0 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI
Camera
VGA Web Camera
Connectivity
Integrated 802.11ac, BT 4.0 support
Audio
Built-in Speakers And Microphone, SonicMaster Lite Technology, ICE Power support
Dimension
38.2 x 25.6 x 2.58 cm (WxDxH)
Weight
2.20Kg with battery
Battery
2 Cells 37 Whrs
Price
Rp 6 - 8 juta (kisaran)
Warranty
2 Tahun Global

Selain itu terdapat banyak teknologi pendukung yang sangat membantu. Mulai dari teknologi Instant On. Dengan teknologi berikut pengguna dapat menghidupkan kembali laptop dari mode sleep dalam waktu singkat hanya beberapa detik saja.


Lalu ada juga teknologi IceCool yang mampu menjaga suhu laptop agar tetap nyaman digunakan walau dalam jangka waktu yang lama. Sangat cocok sekali untuk mengimbangi penggunaan yang berlebihan seperti saat bermain game atau editing, dengan IceCool suhu laptop akan terjaga, tidak akan overheat dan membuat nyaman pengguna pastinya.

Tak lupa untuk konektivitas, laptop ini dilengkapi fitur-fitur terkini seperti 1 port HDMI, 1 port VGA Ports, 1 port LAN, 1 port card reader, serta 2 port USB 3.0. Yang mana  USB 3.0 dapat meningkatkan kecepatan transfer data sebesar 10x lipat dari USB 2,0. Jadi, pekerjaan akan semakin mudah dan efisien ketika memindahkan data dari atau ke driver lain.

http://channel.asus.com/
Jadi, sudah jelas kalau laptop yang gak sampai 10 juta ini mampu menopang segala kegiatan. Baik mahasiswa untuk nugas, desainer untuk kerja, atau gamer untuk menjalankan hobinya. Dengan desain oke serta spesifikasi yang mantap, semua orang dan semua kegiatan bisa menggunakan laptop Asus X555QG.

https://www.asus.com/Laptops/X555QG/

Laptop for everyone: Students, Designer, Entrepreneur, Executives, and Gamer.




Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD - Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com

Jumat, 22 Desember 2017

Tentang perantau yang merantau, dan apa yang ada di perantauan


Merantau kini telah menjadi suatu hal yang 'disunahkan' dalam proses pendewasaan. Dari daerah ke daerah yang lebih indah. Dari pelosok ke tempat yang lebih mencolok. Yang penting keluar dari kampung halaman, lalu tergiring ke tempat yang disebut perantauan.

Kebanyakan orang merantau dengan dua alasan umum, pendidikan atau pekerjaan. Keduanya memiliki satu perbedaan yang akan dirasakan, biasanya finansial. Namun punya banyak kesamaan hal yang akan sama-sama dijumpai di perantauan. Seperti: lingkungan baru, budaya baru, relasi baru hingga perasaan rindu.

Merantau juga jadi tempat mental dan fisik kita ditempa agar lebih tangguh. Susah senang dijalani tanpa keluarga, yang sedari kecil sampai sebelum kita merantau ada setiap saat. Karena itu, pada momen tertentu akan ada saatnya perantau merasa kesusahan yang disebabkan tuntutan untuk serba mandiri.

Tapi, kesusahan yang terjadi dapat teralihkan jika perantauan ada seseorang yang spesial. Entah mau dikata teman atau pasangan. Sudah pasti susahnya hidup di perantauan dengan beragam tantangan bisa dilewati bersama. Dari tantangan yang dihadapi, ada beberapa momen yang bisa selalu diingat. Momen sederhana, namun jika terus diingat-ingat bisa makin dekat. Momen-momen seperti:

Ikut repot pada kerjaannya...

Kadang akan tiba saatnya kita ikut andil pada pada apa yang ia kerjakan. Misal, ia akan ada presentasi, kuis, atau kesibukan lainnya. Dan pada akhirnya kita akan terlibat dalam kegiatannya tersebut. Yang pada awalnya dengan senang hati membantu, lama-kelamaan bisa berubah jadi terpaksa dengan ajakannya. Tapi, harus diakui momen seperti itu akan menjadi sangat menyenangkan. Menunjukan kalau kita saling mendukung dan mengisi waktu luang setidaknya.

Belanja bulanan akan dihiasi debat, tentang mana yang lebih hemat
Mengingat kondisi keuaangan yang sama-sama terbatas, maka belanja bulanan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meminimalisir pengeluaran. Dan ketika memiliki sosok dengan kondisi yang sama, maka kadang akan ada kolaborasi yang berbalut perdebatan. Perdebatan receh seperti, barang di sana lebih murah atau merk ini lebih terjangkau. Meski hanya sekedar membeli mie instan plus peralatan mandi, suasana bisa menjadi lebih spesial. Daripada masuk minimarket sendiri lalu bingung dengan label harga yang mirip-mirip. 


Ketika belum dapat kiriman, maka patungan akan dilakukan
Karena sama-sama masih bergantung kepada keluarga tentang finansial. Dan hal yang akan dihadapi berikutnya ialah ketika kiriman telat datang. Dengan punya seseorang pasangan, balada dompet tipis bisa dilewati dengan menyenangkan. Patungan bersama pasangan dapat dilakukan, untuk sekedar beli makanan atau jajanan. Es teh manis hasil patungan pun akan membuat suasana kian manis.

Tidak bisa pulang kampung, quality time berdua itu penawarnya
Ada kalanya kita akan merasa kesepian, ketika yang lain pulang kampung. Terlebih ditinggal sendirian di kosan, pasti akan sangat kesepian serta membosankan. Namun, lain halnya jika ada pasangan ketika gagal atau tidak pulang kampung. Masih ada dia yang akan menemani. Dan malah momen seperti itu menjadi sangat berharga. Yang awalnya tidak ada rencana sama sekali, tiba-tiba ada kesempatan untuk bercengkrama bareng si dia.

Walaupun dadakan dan tanpa plan, kita masih bisa asik-asik bareng si dia, ehh hehe. Seperti lari pagi lalu bersantai sambil ngopi. Keliling kota sambil icip-icip kuliner yang ada. Atau jalan-jalan di taman kota sampai senja menua. Banyak hal sederhana yang bisa dikerjakan bersama.


Ketika bosan, duduk di kosan dengan obrolan ringan pun akan menyenangkan
Satu lagi hal yang spesial jika ada si dia di perantauan. Hari-hari yang tak mesti bisa dikurangi. Kadang bosan dengan kerjaan, tugas-tugas yang tak jelas mau di apakan. Saat-saat seperti itu akan mudah teralihkan dengan obrolan ringan bareng pasangan di kosan. Cerita-cerita tentang apa yang dikerjakan, apa yang dirasakan, sampai apa yang sedang direncanakan. Bahkan, hal random dan pikiran bodoh masing-masing bis berubah menjadi bahasan serius tentang hubungan. Hari melelahkan pun bisa jadi bahan obrolan untuk melepas kepenatan kita, lalu beralih menjadi candaan yang menggemaskan.



Ya barusan beberapa momen atau hal yang spesial di perantauan menurut penulis. Bagaimana dengan kalian? Hal apa yang spesial di perantauan, menurut kalian?

Meski kadang berat dan banyak tantangan, merasakan berhubungan (dalam tanda kutip) di perantauan itu dapat mengajari banyak hal.

Belajar bagaimana menjaga hubungan sembari sama-sama berjuang. Itu mengajarkan kita untuk tahu cara mengorganisir tingkat ego dan kepedulian kita. Belajar saling mengisi? Sudah pasti.



 









Sabtu, 18 November 2017

"...Tak ada ruang bagi tanah kering, segalanya menjadi basah".

Aku bertemu lagi dengan wanita yang duduk sendiri di sebuah kedai minuman. Wanita yang belakangan ini sering aku jumpai sendirian. Yang mana ia datang langsung duduk di pojokan dan selalu kudapati ia sering melamun. Aku hanya pegawai sekaligus pelayan. Tak perlu tahu apa yang pengunjung pikirkan, kecuali apa yang mereka pesan.


Sempat aku hiraukan. Lebih baik aku fokus pada pekerjaan paruh waktuku ini. Aku dibayar bukan untuk mengetahui alasan wanita melamun. Yang mana yang kutahu, pasti alasan mengenai cinta yang dibuat mendayu oleh mereka sendiri. Dan mereka akan baik-baik saja setelah waktu dan ingatan itu memudar.

Tapi, setelah berulang kali wanita itu datang, aku mulai penasaran. Kenapa ia sendirian? Kenapa terkadang menangis? Apakah ada masalah? Bolehkah aku bertanya?

Sebenarnya aku tak paham juga apa yang membuatku peduli pada wanita itu. Wanita dengan raut wajah muram dengan pancaran kesedihan di kedua matanya. Aku kira, rasa iba pada beban dan kedalaman perih yang membuat aku penasaran. Setiap aku melihat matanya kuingat hujan. Seperti hujan deras di bulan Januari. Tak ada ruang bagi tanah kering, segalanya menjadi basah.

Hai, wanita yang selalu bersedih. Aku akan menyebutmu itu, jika aku berani menyapamu.

Apa kiranya yang sedang kau pikirkan? Apakah rindu? Pada siapa kau merindu hingga sedalam itu? Kenapa kau tak sampaikan saja padanya? Hingga pikiran dan hatimu menjadi lebih lega.

Atau jangan-jangan luka? Siapa orang yang tega membuatmu terluka? Lalu kenapa kau biarkan dirimu terluka? Kenapa kau tak bagi luka itu? Sehingga kau tak perlu memikulnya sendirian.

Hai, wanita yang jarang tersenyum. Tak adakah segaris senyum dari bibirmu itu? Senyum untuk dunia atau setidaknya untuk pelayan yang selalu menghantarkan pesananmu dengan senyum itu. Pelayan lelaki yang kau buat penasaran dengan tingkahmu selama ini. Lelaki yang selalu menanyakan “Pesan apa lagi, mbak?” dengan tulus. Lelaki yang selalu menata segelas minuman dan sepiring makanan untuk kau santap. Lelaki yang melihat kau menyantap pesanan berhias air mata. Air mata yang mana selalu kau hapus saat aku datang mendekatimu. Seolah kau tak ingin aku tahu bebanmu itu. Iya, lelaki itu adalah aku.

Semakin sering kau mengunjungiku, semakin sering aku tertarik denganmu. Entah tak tahu alasannya. Andaipun aku tahu, aku belum mau memberi tahumu. Kenapa? Karena kau juga belum memberi tahuku kenapa kau selalu bersedih. Eits, ini hanya khayalanku. Mana mungkin kau mau bertanya padaku. Aku ini siapa.

Aku ini siapa?
Aku hanyalah orang yang mulai peduli padamu. Orang yang ingin mengajakmu bicara. Orang yang ingin datang membawakan kebahagiaan. Orang yang juga sudah bosan denganmu. Iya, aku sudah mulai bosan melihat kesedihanmu. Aku bosan melihat basahnya air matamu. Meski pada awalnya air matamu bak riasan bidadari, tapi lama-lama itu hanya menutupi cantiknya wajahmu. Aku ingin air matamu itu kering. Bolehkah aku menyeka air matamu?

Aku dan kau tak saling mengenal. Maka dari itu aku ingin memasuki duniamu. Aku ingin kau bercerita padaku. Aku tak akan membiarkanmu hanya membagi kesedihan agar kau tenang. Aku berjanji akan membagi kebahagiaan. Aku ingin kau bahagia.

Ah, khayalanku mulai tak karuan.



Tulisan ini sebelumnya telah dipublikasikan di IDN TIMES

Rabu, 08 November 2017

Semakin hari semua semakin bertambah. Kebutuhan tiap individu mulai bertambah. Populasi di suatu daerah juga pasti bertambah. Dari situ kebutuhan lahan untuk kegiatan ekonomi juga bertambah. Namun, yang bertambah bukan luas lahan yang tersedia. Melainkan, yang bertambah adalah harga lahan yang –masih- tersedia sekarang.

Dengan terbatasnya lahan dikhawatirkan akan menghambat kegiatan ekonomi. Jika, kegiatan ekonomi terhambat maka akan sangat berbahaya bagi suatu daerah. Maka, dibutuhkan sebuah solusi untuk mengatasinya. Solusi yang harus disetujui dan yang sudah ada ialah beralih ke bangunan vertikal.

Begitu juga tempat untuk kita tinggal. Banyak jenis hunian dengan konsep bangunan vertikal. Salah satunya apartemen.
gambar-rumah.com

Kenapa pilih apartemen dibanding jenis hunian lain? Jelas karena tinggal di apartemen pasti lebih nyaman. Selain itu banyak kelebihan yang tidak ada di jenis hunian lain, seperti:

Keamanan Lebih Terjamin
Semua apartemen harus dan pasti telah dilengkapi dengan CCTV. Sistem keamanan yang sudah satu paket dengan petugas keamanan yang jumlahnya banyak, serta diawasi 24 jam. Para petugas selalu memantau keadaan dan memeriksa pergerakan yang mencurigakan di semua area apartemen. Dengan begitu semua penghuni bisa merasa tenang dan aman setiap saat.

Fasilitas Lengkap
Apartemen biasanya telah menyiapkan fasilitas yang lengkap bagi penghuninya. Misalkan, kolam renang, tempat kebugaran, jalur jogging, hingga tempat bermain anak. Yang mana fasilitas-fasilitas itu belum tentu didapatkan di jenis hunian lain.

Tidak Repot
Kalau jenis hunian lain biasanya di bulan-bulan tertentu akan menghadapi masalah-masalah yang menjengkelkan. Seperti: atap bocor, tembok mengelupas, pintu rusak, dan banyak hal lain. Dan setelah itu akan repot, harus menyiapkan biaya dan tenaga untuk membereskannnya. Nah, untungnya kalau tinggal di apartemen tidak perlu repot dengan masalah seperti itu. Kalau ada masalah tentang hunian tinggal hubungi pihak pengelola. Lalu ditangani pihak pengelola dan beres, deh.

Akses Mudah
Sudah banyak apartemen yang menyuguhkan kualitas premium dengan lokasi yang strategis. Seperti halnya di Jakarta, lokasi apartemen dekat dengan pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga akses transportasi yang mudah. Jadi, intinya mau ke mana, mau apa dan mau ngapain saja jadi mudah kok.

Pemandangan Lebih Keren
Pemandangan memang perlu, ya? Jelas perlu. Coba bayangin kalau tiap pagi buka jendela dan yang diliat hanya tembok. Tembok tetangga yang mengelupas lagi. Belum sore hari setelah pulang kerja. Mau bersantai memandang langit senja, eh yang diliat jemuran tentangga yang belum diambil. Gak enak dong lama-kelamaan.

Berbeda kalau pagi hari yang dilihat sinar mentari yang merayap di jendela gedung-gedung. Sore hari melihat senja yang semakin tua dengan santai. Malam melihat gemerlapnya kota. Pasti beda juga dampaknya nanti. Sering bersyukur salah satunya, itu pasti dan harus.

*

Setelah yakin dan berminat untuk tinggal di apartemen, maka ini waktunya untuk siap-siap sewa apartemen. Tenang sekarang sudah tidak perlu jauh-jauh untuk survey lokasi. Karena, sudah ada Jendela360, yang mana merupakan perusahaan startup yang menawarkan jasa mempermudah sewa apartemen di Jakarta, baik untuk penghuni maupun penyedia apartemen di Jakarta. Jadi, calon penghuni bisa melihat keadaan apartemen dari rumah secara online. Sehingga, hemat tenaga semisal terlalu banyak pilihan untuk di-survey.


Kenapa harus online? Banyak jawaban untuk pertanyaan singkat itu. Dan jawabannya…

Dengan online, calon penghuni bisa mencari apartemen idaman dengan lebih cepat dan mudah. Indikator mutlak yang pasti disepakati ialah fasilitas lengkap, lokasi strategis, dan harga yang sesuai. Sungguh bukan menjadi perkara mudah untuk mencarinya, jika dilakukan secara geriliya mengelilingi semua penyedia apartemen. Nah, di sini Jendela360 menjadi solusinya.

Jendela360 menyediakan informasi yang jelas dan lengkap. Situs yang dikelola dengan baik memudahkan pencarian apartemen secara online. Terlebih foto yang ditampilkan memanfaatkan kecanggihan kamera 360 derajat. Jadi, calon penghuni diajak melakukan virtual tour untuk melihat setiap detail apartemen. Mulai dari kamar, dapur, sampai balkon dapat dilihat secara detail.



Selain itu kemudahan lain yang ditawarkan ialah booking online. Jadi, bukan hanya pencarian apartemen saja yang online, untuk booking juga bisa dilakukan secara online. Hal ini sangat membantu, jika mencari apartemen secara mendadak. Misalnya, dipindah tugas ke Jakarta bulan depan. Kalau tidak punya kerabat di Jakarta pasti akan repot jadinya. Maka dari itu Jendela360 mengantisipasinya dengan cara ini.



Dan satu hal lagi, Jendela360 dapat meringankan proses pembayarannya. Biasanya, sewa apartemen itu harus membayar biaya 1 tahun di awal. Itu sungguh dapat memberatkan calon penghuni. Berbeda dengan jendela360, yang memberikan tawaran bayar per bulan. Dengan menggunakan kartu kredit, calon penghuni dapat membayar per bulan (cicilan 0%). Sehingga, tidak berat ongkos di awal.



Nah, sudah jelas kan betapa mudahnya cari dan booking apartemen dengan jendela360. Begitu juga dengan mudahnya menggunakan jendela360. Tinggal ketik lokasi yang diinginkan. Ubah filternya, untuk menyeleksi pilihan. Seperti halnya tipe apartemen (terkait dengan fasilitas) serta kisaran harganya.

Caranya:
Tinggal pilih saja menu yang ada atau ketik di kolom yang tersedia. Bisa wilayahnya atau nama apartemennya. Mudah dan cepat.


Nih, kalau mau sewa apartemen Jakarta Selatan. Maka, ketik Jakarta Selatan atau klik gambar Jakarta Selatan (paling kiri) pada gambar di atas.


Dan setelah itu akan muncul berbagai pilihan apartemen di Jakarta Selatan. Seperti ini:




















Atau bisa juga cari langsung berdasar nama apartemen. Sama seperti di atas tinggal ketik saja nama apartemen yang dimaksud. Misal mau sewa apartemen Kemang Village tinggal ketik saja. Dan nanti akan langsung ditampilkan seperti gambar di bawah:

Selain foto penampakan apartemen juga ditampilkan peta lokasi apartemen. Jadi, calon penghuni bisa memastikan seberapa dekat dengan tempat kerja atau akses lainnya. Sangat membantu. 

Detail fasilitas dan deskripsi apartemen juga ditampilkan dengan lengkap.

Atau bisa ikuti langkah-langkahnya seperti tutorial video berikut:



Untuk keseluruhan Jendela360 ini sangat membantu. Mulai mempermudah secara teknis dan juga meringankan biaya.  
Biasanya sih, anehnya orang zaman sekarang malah meragukan yang mudah dan gak ribet. Ya, karena memang sudah terbiasa dengan hal yang sulit. Mungkin ada yang menganggap Jendela360 ini tidak kredibel atau meragukan karena masih asing.

Anggapan itu salah dan mudah dipatahkan. Jendela360 sudah bekerja sama dengan media-media besar.


Ini bukti visualnya. Bisa sekalian melihat contoh virtual tour room juga.



Nah, dari semua ulasan barusan. Dapat disimpulkan bahwa lahan semakin terbatas dan bangunan vertikal menjadi alternatif agar kegiatan ekonomi tetap berjalan. Hunian juga dapat beralih ke bangunan vertikal, contohnya Apartemen.

Dengan berkembangnya bisnis properti apartemen, maka sudah dipastikan apartemen akan terus bertambah dan menjadi banyak. Banyaknya pilihan apartemen kemungkinan akan menyulitkan individu yang sedang mencari pilihan apartemennya. Karena, tidak mungkin calon penghuni mendatangi satu per satu penyedia apartemen.

Dari masalah itu muncul solusi untuk mempermudah. Solusi itu ialah Jendela360. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Jendela360 memberikan banyak kemudahan dan keunggulan. Mulai dari informasi, booking, dan pembayaran.

Untuk informasi sendiri memberikan fokus lebih pada detail apartemen. Dengan menggunakan kecanggihan kamera 360 derajat, maka tidak akan terjadi lagi penyesalan akibat berbeda dengan foto yang ditampilkan kebanyakan. Yang mana tidak menampilkan semua sudut apartemen.

Jadi, untuk yang ingin sewa apartemen di Jakarta. Lebih baik gunakan Jendela360, agar lebih mudah dan murah.